Perawatan Pasca Melahirkan

0

Pentingnya perawatan pasca melahirkan tidak hanya untuk menjaga kesehatan pribadi, tetapi kecantikan juga. Setelah melahirkan melalu jalan normal, Anda harus memastikan bahwa tidak ada masalah dalam berkemih, termasuk memerhatikan kesembuhan luka vagina.

Begitu pula dengan proses melahirkan dengan operasi caesar. Bagi Anda yang menggunakan prosedur ini, luka sayatan operasi pada perut menjadi perhatian utama selanjutnya saat ini. Pastikan untuk merawat luka tersebut hingga pulih sepenuhnya.

Perawatan Pasca Melahirkan secara Normal

Kemungkinan vagina mengalami robekan atau sayatan saat menjalani proses melahirkan. Luka persalinan ini membutuhkan beberapa minggu untuk bisa mengering dan pulih. Jika Anda merasa nyeri ketika duduk, gunakan bantal sebagai alas duduk.

Mungkin Anda akan mengalami kesulitan buang air kecil karena bengkaknya jaringan uretra dan kandung kemih. Tidak perlu khawatir, kesulitan buang air kecil ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya, seiring sembuhnya bengkak. Setelah buang air kecil, basuh vagina dengan air hangat atau gunakan lap yang sudah diberi air hangat untuk membasuhnya.

Disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, serta cukup minum air putih untuk melunakkan feses. Jika feses lunak, Anda tidak perlu terlalu mengejan ketika buang air besar. Bila diperlukan, Anda dapat meminta obat pelunak tinja pada dokter. Hal ini untuk menjaga agar perineum tidak terasa sakit.

Waspadai jika Anda mengalami demam tinggi atau keluarnya cairan dari vagina, apalagi jika disertai bau yang tidak sedap. Segera hubungi dokter jika mengalami kondisi semacam itu.

Perawatan Pasca Melahirkan Secara Caesar

Bagian tubuh Anda yang paling butuh perhatian setelah melahirkan melalui caesar adalah luka bekas sayatan di perut. Perhatikan posisi tubuh saat beraktivitas. Usahakan selalu berdiri dan berjalan dengan postur tubuh yang baik. Berhati-hatilah jika sedang tertawa, bersin atau batuk, tahan perut Anda agar luka bekas operasi tidak terguncang secara tiba-tiba.

Rasa nyeri pada bekas luka dapat dikurangi dengan mengonsumsi obat pereda rasa sakit, seperti acetaminophen (paracetamol) dan ibuprofen. Sebagai alternatif lain, Anda dapat menempelkan bantal pemanas di atas bekas luka, agar terasa lebih nyaman.

Anda tetap bisa mengangkat bayi ketika menyusui, namun di minggu pertama dan kedua hindari mengangkat barang yang lebih berat dari bayi Anda. Siapkan semua keperluan Anda dan bayi di dekat Anda, agar lebih mudah dijangkau.

Beberapa hari setelah operasi, Anda mungkin masih merasakan kontraksi, seperti kram pada saat menstruasi. Kontraksi ini terjadi untuk mencegah pendarahan berlebihan. Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang sudah direkomendasikan oleh dokter. Jangan lupakan istirahat dan tetaplah tenang dalam menghadapi proses pemulihan

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Your email address will not be published. Required fields are marked *