Hubungan Antara Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Pemberian Asi Eksklusif – Upus Piatun Khodijah

0

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

ABSTRAK

 

Setiap bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan. Tetapi, karena berbagai penyebab hanya 31 persen ibu di Indonesia yang memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang tahun 2011, jumlah bayi yang diberikan ASI Eksklusif sebanyak 62,9%, capaian terendah di Kecamatan Cimanggung yaitu 21,0%. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif di desa Cihanjuang kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitik, pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling, jumlah sampel sebanyak 107 ibu yang mempunyai bayi usia 6 sampai 24 bulan. Pengumpulan data yang digunakan kuesioner, analisis menggunakan uji chi square. Adapun hasilnya adalah 72,9% ibu yang memberikan ASI Eksklusif, tetapi 96,3 % tenaga kesehatan mendukung dalam pemberian ASI Eksklusif. Hasil analisis dengan menggunaan uji chi square, diperoleh nilai (P value) sebesar 0,296. Nilai P value lebih besar dari alpha (P ≥ 0,05) berarti tidak ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI Eksklusif. Peneliti menyarankan supaya ibu bisa lebih memahami tentang ASI Eksklusif sehingga motivasi ibu untuk memberikan ASI Eksklusif lebih meningkat.

Kata kunci      : ASI eksklusif, dukungan tenaga kesehatan

 

Download “Hubungan Antara Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Pemberian Asi Eksklusif” 1.-Hubungan-Antara-Dukungan-Tenaga-Kesehatan-Dengan-Pemberian-Asi-Eksklusif.pdf – Downloaded 26 times – 97 KB

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Your email address will not be published. Required fields are marked *